Rabu, 12 Agustus 2015

Keamanan Jaringan: Pengertian & Kebijakan Jaringan di Organisasi


 NAMA;RATNA.W
 CLAS; TKJ6
 ADVISOR;SELAMET HARIADI S.Kom
 MAPEL: TJL(Teknik Jaringan Lanjut)
ABSTRAK;

Pertemuan kali ini membahas
Pertemuan kali ini membahas tentang Pengertian Keamanan Jaringan. Kebijakan Jaringan dibagi menjadi beberapa hal sesuai kebutuhan. ,,,
tentang Pengertian Keamanan Jaringan. Kebijakan Jaringan dibagi menjadi beberapa hal sesuai kebutuhan. ,,,



    
Keamanan Jaringan adalah bentuk Pencegahan atau Deteksi pada hal yang bersifat gangguan dan akses tak seharusnya pada Sistem Jaringan Komputer.
1. Kebijakan Penggunaan Jaringan:
  • Kebijakan organisasi
Kebijakan Organisasi, Instansi atau lembaga dalam ruang lingkup Keamanan Jaringan untuk akses pada sistem jaringan di tempat tersebut.


o   Traffic Flooding adalah  Serangan pada Keamanan Jaringan dengan membanjiri Traffic atau lalu lintas jaringan.
o   Request Flooding adalah Serangan dengan membanjiri banyak Request pada Sistem yang dilayani Hosthttp://cdncache-a.akamaihd.net/items/it/img/arrow-10x10.png sehingga Request banyak dari pengguna tak terdaftar dilayani oleh layanan tersebut.
  • Deface adalah adalah Serangan pada perubahan tampilan
  • Social Engineering adalah Serangan pada sisi sosial dengan memanfaatkan kepercayaan pengguna. Hal ini seperti fake loginhttp://cdncache-a.akamaihd.net/items/it/img/arrow-10x10.png hingga memanfaatkan kelemahan pengguna dalam socialmedia.
 


Sabtu, 08 Agustus 2015

TKL

Instalasi Perangkat Jaringan Berbasis Luas (WAN)
NAMA : RATNA WURYANINGTYAS
KELAS / ANGKATAN : XI TKJ / 6
ADVISER : Sutrisno S,Kom
MAPEL : TKL (Teknik Komputer Lanjutan)
 
 

Jumat, 07 Agustus 2015

Setting RIP pada Packet Tracer






 NAMA;RATNA.W
 CLAS; TKJ6
 ADVISOR;SELAMET HARIADI S.Kom
 MAPEL: TJL(Teknik Jaringan Lanjut)







                        Langkah- langkah setting RIP pada Packet Tracer
1. Buka aplikasi Cisco Packet Tracer.
2. Pilih routers 1841 di masukkan ke logical sebanyak 1.
3. Pilih Switch 2950-24 di masukkan ke logical sebanyak 1.
4. Kemudian klik End device lalu klik PC-PT sebanyak 5 PC dimasukkan ke logical.
5. Lalu pilih kabel straight untuk menghubungkan ke router dan swicth.
6. Setelah itu pilih kabel straight untuk menghubungkan switch ke semua PC.
7. Selanjutnya setting semua PC.
PC 1: IP :192.168.1.1
Subnet mask:192.168.1.6
PC 2 :IP: 192.168.1.2
Subnet mask: 192.168.1.6 
PC 3: IP : 192.168.1.3
Subnet mask: 192.168.1.6 
PC 4: IP : 192.168.1.4
Subnet mask: 192.168.1.6 
PC 5 : IP : 192.168.1.5
Subnet mask: 192.168.1.6 
8. Klik router, kemudian setting Fastethernet 0/0 dengan IP Addrees: 192.168.1.6 klik 
  ON, lalu klik Fastethernet 0/1 dengan IP Addess: 192.168.3.1
9. Setelah menyething lakukan percobaan atau ping pada router ke PC. Jika selesai maka percobaan berhasil
10. Setting RIP 2 Router:
Router 1 RIP: 192.168.1.0
                       192.168.2.0
                       192.168.3.0
Router 2 RIP: 192.168.1.0
                       192.168.2.0
                       192.168.3.0